Proyek Yang Batal

Posted by admin in Bahan Renungan, Serba Serbi | Tagged , , , | Leave a comment

Kuperhatikan wajah sang direktur keuangan yang terlihat kusut. Kuberanikan diri menyapanya dengan kalimat, “Saya perhatikan kelihatannya wajah bapak kusut siang ini, ada apa Pa? Mungkin ada yang bisa saya bantu?”

Wajah sang direktur hanya terlihat berubah sedikit, memaksakan senyum kepada kami yang kebetulan berpapasan di lobby lift. Sejurus kemudian beliau menjawab, “Iya nih, dirut kita kelihatannya tidak akan tiba di lokasi pertemuan dengan investor dari Korea itu…”. “Lho, kenapa Pak? Bukannya sudah tiga jam yang lalu beliau berangkat? Lewat tol Cikampek kan?” kawanku bertanya secara beruntun…. Kemudian DirKeu menjawab lagi, “Iya betul, memang lewat tol Cikampek, tadi saya dapat kabar langsung dari beliau, katanya sudah dua jam terjebak macet di km 40, tidak bergerak sama sekali. Saya baca di internet katanya ada pemblokiran jalan di sekitar situ… Kalau beliau sampai tidak jadi ketemu calon investor kita, ada alamat deal proyek kita batal nih. Kalau sampai terjadi seperti itu, alamat bakal terganggu nih urusan kita..” Secara refleks aku bertanya, “Maksud bapak, terganggu urusan kita, bagaimana itu Pa?” Namun bukannya menjawab, beliau malah meninggalkan kami terbengong-bengong…

….. Dua jam kemudian, kudengar pembicaraan di kantin…

“Eh, dah pada tahu gak, katanya deal investasi ke perusahaan kita batal tuh, si calon investornya mengalihkan ke perusahaan lain..” kata seseorang… “Lho, kok bisa?” suara yang lain menimpali.. Kemudian suara pertama menjawab, “Iya, masalahnya bos kita gak bisa menemui calon investor itu karena gak bisa sampai tepat waktu, makanya ditinggalin.. Kamu tahu kan, si orang itu agak rese, telat dikit ngomel… padahal, masa’ sekelas DirUt kita ditinggalin kaya’ gitu? Dan lagi, penyebabnya kan karena jalan yang diblokir, bukan karena beliau terlambat atau apa…”. Dan akupun tidak meneruskan mendengarkan pembicaraan itu untuk kembali ke mejaku….

Seminggu kemudian, sang DirKeu memanggilku, dan kalimat pertama beliau adalah, “Kamu buat pengumuman, besok pagi seluruh karyawan suruh berkumpul di lapangan dekat gudang utama ya”… Dengan terheran-heran aku bertanya, “Memangnya ada apa Pak?” Pak DirKeu menjawab, “Investasi yang kemarin batal itu telah mengganggu cashflow kita secara besar, padahal invoice-invoice kita sebagian belum masuk walau sudah ditagihkan beberapa kali. Kita tidak akan bisa bertahan lama dengan cara seperti ini. Padahal perusahaan sudah berusaha semaksimal mungkin supaya karyawan tidak ada yang dirumahkan. Tapi kalau begini caranya, mau tidak mau kita harus memulangkan 50% karyawan kita. Makanya kamu umumkan supaya besok staf semua divisi supaya berkumpul di lapangan. Akan disampaikan rencana ini langsung ke karyawan… Apa boleh buat…” dan akupun lemah lunglai dibuatnya…

… ssssttt ini cuma cerita pendek alias cerpen.. semoga kejadian seperti cerita di atas tidak terjadi pada perusahaan kita dan atau kita dan atau keluarga kita….

Share

Salam untukmu Bu Guru…

Posted by admin in Bahan Renungan, Ciamis, hikmah | Tagged , , , | 2 Comments

Ketika saat ini muncul beragam diskusi dan komentar terkait LKS di beberapa sekolah, saya jadi teringat sosok seorang guru semasa saya di SMP Negeri 1 Ciamis…

Ya, beliau adalah seorang ibu, dengan segala sifat keibuannya, seolah-olah kami ini adalah putra dan putri kandung beliau. Cara beliau menjelaskan pelajaran geografi melalui peta dunia, seolah-olah kami diajak berkeliling dunia menjelajahi lembah-lembah sungai, kota-kota dan lokasi-lokasi penting di negara-negara, dengan detail cerita yang baru bisa kami bayangkan waktu itu.

Totalitas beliau dalam mengajar dan mendidik diperlihatkan tidak hanya terkait mata pelajaran yang menjadi tugas beliau, tetapi di luar itu, beliau benar-benar memperlihatkan GURU sebagai seorang yang pantas diguGU dan ditiRU.

Yang paling saya ingat betul adalah ketika suatu hari, di luar jam sekolah, sebelum pengayaan dimulai (kegiatan pengayaannya gratis tis tis…) beliau menghampiri saya, kemudian menyerahkan sebuah buku rangkuman soal-soal yang waktu itu digunakan sebagai panduan dalam kegiatan pengayaan. Beliau bilang, “Buku ini buat kamu, karena ibu senang melihat kamu bersemangat mengikuti pelajaran dan pengayaan yang ibu berikan. Jadi kamu tidak usah cari dan beli buku ini dari mana-mana” SubhanAllaah, semoga Allaah swt memberikan imbalan yang berlimpah untuk beliau dan keluarganya, di dunia dan di akhirat… aamiin…

Salam hormat dan do’a untuk Ibu Rusminah, guru SMPN 1 Ciamis yang insya Allaah namanya abadi dalam ingatan saya….

Share

ICAKAN, Snowbay mini di kaki Gunung Syawal, Ciamis

Posted by admin in Ciamis, Hiburan, Kawasan Wisata AIr | Tagged , , , , , | Leave a comment

Ya, saya namai album foto saya di facebook seperti judul tulisan di atas. Kenapa demikian? Karena ada bagian yang menurut saya memang dibuat dengan ada kemiripan dengan SnowBay yang ada di Taman Mini Indonesia Indah, hanya saja dengan skala yang lebih kecil.

Terus terang, sebagai orang Ciamis, saya sangat bergembira dengan kehadiran kawasan rekreasi ICAKAN yang ada di Kecamatan Baregbeg ini. Promosinya mulai dapat kita jumpai sejak daerah Gentong (salah satu titik rawan macet di perjalanan rute Bandung – Ciamis via Malangbong), dan promosi ini sudah cukup lama dilakukan, dan cukup membuat penasaran.

ICAKAN ini terletak tidak terlalu jauh dari pusat Kota Ciamis. Untuk tiba di gerbang menuju ICAKAN ini jauhnya hanya sekitar 3 km ke arah Cirebon. Hanya memang dari gerbang menuju lokasi dirasa cukup jauh karena suasana desa yang membuat kita betah berlama-lama di jalan, selain juga karena jalan yang agak berliku karena merupakan jalan desa. Akan tetapi, semakin lama semakin menanjak ke arah gunung membuat kita semakin penasaran, seperti apakah gerangan kawasan wisata ini?

Menjelang tikungan terakhir, baru terlihat ICAKAn ini secara keseluruhan karena diselingi lembah yang cukup lebar sehingga jarak dan bidang pandak cukup untuk dapat melihat hampir keseluruhan kawasan.

Begitu memasuki gerbang lokasi, langsung disuguhi pemandangan yang sangat menarik, di kiri ada danau yang cukup besar dengan restauran di tepinya, di kanan adalah area parkir kendaraan, sementara pemandangan lurus adalah pemandangan lepas ke arah lembah di kejauhan, walau sayang sekali sedikit terhalang oleh kehadiran patung gorila di tengah persimpangan. Tata letaknya menurut saya sudah cukup baik dengan membagi kawasan menjadi beberapa bagian dengan fungsi berbeda. Ada area main kuda, area sepeda air (bentuknya memang mirip sepeda, tapi di air), area futsal, area berenang, danau dengan perahu angsanya, area flying fox, area untuk menikmati pemandangan, dan area untuk aktifitas otubond atau petualangan.

Memang saat kami datang ke lokasi, masih belum sempurna selesai dibangun, tetapi dengan progres seperti ini, menurut saya untuk di Ciamis, ICAKAN ini sudah merupakan alternatif area wisata yang pantas diperhitungkan, bahkan bisa jadi ‘wajib’ didatangi orang Ciamis, supaya dapat semakin maju dan berkembang.

Terus terang saya pribadi salut dengan insiatif sang pemilik kawasan ini (menurut pekerjanya, namanya Pak H Maman) yang adalah orang asli sekitar situ. Semoga aset berharga ini memberikan dampak positif terutama bagi masyarakat di kawasan sekitar.

Berikut adalah beberapa foto suasana yang saya ambil di akhir Desember 2011 ini.

Share

Ah, taksi di Bandung aya-aya wae…

Posted by admin in Hiburan, Serba Serbi | Tagged , , | Leave a comment

Ini sekedar berbagi pengalaman dan ugek-unek saja…

Saya memang suka agak males kalau harus mau pakai bis Pr******a dari Cengkareng menuju Bandung. Sebenarnya Bis tersebut tidak ada masalah, bahkan saya pikir pelayanannya baik, dan jadwalnya tepat terus kecuali ada hal yang luar biasa di perjalanan. Yang membuat saya males adalah ketika keluar dari pool-nya di Bandung, yaitu di Batununggal. Ada beberapa kejadian yang membuat saya masih suka memilih menggunakan travel jurusan Pasteur, dilanjutkan dengan taksi menuju rumah.

Untuk berangkat dari rumah ke pool bis tersebut rasanya tidak pernah ada masalah, karena taksi yang dipanggil jam berpapun selalu ada, bahkan kadang sudah datang menjemput 10 menit sebelum waktu yang diminta.

Pengalaman pertama ketika awal sekali pulang via pool bis ini, sulit sekali memperoleh taksi. Pengalama kedua, pakai taksi, dapat taksi warna biru tua, mobilnya sudah agak tua, gak mau pakai argo… dah gitu dibawa jalan keliling-keliling lewat jalan-jalan tikus, dengan alasan menghindari macet. Pengalaman ketiga, ketika keluar dari bis, saya memposisikan antri supaya tidak rebutan taksi, eh, seperti biasa, ada saja orang yang dengan seenaknya menyerobot. Ketika saya sampaikan ke pengatur taksi, dengan enteng dia bilang, “tenang aja Pa, taksinya banyak kok”… Saya bilang, “bukan masalah taksinya banyak, tapi biasakan dong diatur supaya tertib”… sekali lagi dia menjawab, “taksinya banyak kok Pa…”.. Gubrak!!! jaka sembung pisan…. Para pengantri yang lain cuma mesem-mesem doang…

Pengalaman terakhir adalah tadi malam. Tiba di pool pukul 23.00, lagi-lagi dapet jatah taksi biru tua mobilnyapun sudah agak tua, juga sopirnya. Ketika saya bilang ke pengatur taksi, “Pakai argo kan?” Dia menjawab, “Paling pakai tarif minimum Pak”.. “Berapa tarif minimun?” tanya saya.. dia menjawab lagi, “Rp 35.000 Pak…” Dalam hati saya bilang, “ah, sok tau nih orang… masa’ ke rumah saya tarifnya segitu”.. Benar saja, begitu naik, si sopir taksi minta Rp 75.000. Karena saya sudah tahu tarif rata-rata sampai rumah, saya tawar Rp 40.000 saja, yang akirnya diterima sang sopir taksi dengan ketus, terlihat menggerutu sambil membanting pintu bagasi keras-keras.. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, saya bilang akan tambah jadi Rp 50.000… Alhasil, sepanjang jalan Soekarno-Hatta saya dibawa ngebut pisan… Dikiranya saya bakal takut atau protes.. Saya cuma bersenandung sepanjang jalan, yang membuat sang sopir akhirnya mengurangi kecepatannya kembali ke normal…

Ah, taksi di Bandung emang aya-aya wae…

Share

Pengemis di Simpang Jalan Cihampelas

Posted by admin in Bahan Renungan | Leave a comment

Pagi tadi, kebetulan berhenti di barisan paling depan di lampu pengatur lalu lintas simpang Jl Paspati-Jl Cihampelas, Bandung. Awalnya tidak ada yang aneh dengan suasana sekeliling waktu itu, sampai kemudian saya melihat seorang ibu-ibu pengemis, yang di sedang menjepit sebatang rokok di tangan kanannya, tiba-tiba mengangkat tangan kirinya ke atas, dan di tangan kirinya tersebut di memegang sebuah handphone. Kalau melihat dari gerakannya, saya kira dia sedang memotret dirinya sendiri, gaya khas difoto untuk kemudian di-upload ke media sosial di internet (jangan-jangan, dia pake BB? halah…)… Jadi teringat liputan di salahsatu stasiun televisi swasta beberapa waktu lalu, tentang keberadaan desa pengemis… ya warga desa itu hampir semuanya (untuk tidak mengatakan semuanya) adalah pengemis, yang masing-masing orang sampai memiliki rumah ‘gedong’, dan juga sawah…

Minggu sore, melihat liputan investigasi tentang kecurangan segelintir orang yang membuat telor B-S untuk dijual lagi ke masyarakat… masya Allaah…

Tiba di kantor, setelah komputer disiapkan, melihat sebuah link ini, masya Allaah… okelah kalau dia emang kaya “dari sononya”… tapi mengingat jabatan dan posisinya, apa emang perlu bicara demikian? semakin membuat diri ini bertanya-tanya, “apa sebenarnya yang sedang terjadi di negeri ini?”

Share

Seru-nya Ber-Lebaran

Posted by admin in hikmah, Serba Serbi | Tagged , , | 1 Comment

Ya, lebaran (paling tidak, bagi kami sekeluarga) memang selalu seru… Seru karena kesempatan bertemu banyak orang di saat yang hampir bersamaan, seru karena bertemu kawan-kawan lama, yang sebagian sudah berubah ‘bentuk’ dan penampilan, seru karena selalu saja hadir kejutan2 baru…

Lebaran, belakangan ini memang selalu identik dengan mudik, dengan macet, dengan perjalanan panjang… Kenapa demikian? Karena momentum lebaran dianggap penting.. Pentingkah? Ya, penting… Bukan karena menjelang lebaran akan mendapat THR, bukan karena lebaran ada cuti bersama, tapi penting karena menyambung tali silaturrahim itu memang penting… Salahsatu ajaran Islam yang kadang mulai terlupakan oleh sebagian orang, dikalahkan oleh hitung2an matematis bisnis dan ‘rasa’ lelah…

Lelah? Ya, bermacet ria di jalan tentu melelahkan.. Terjebak macet dalam jarak 120 km saja luar biasa melelahkan, apatah lagi terjebak macet sementara tujuan masih 200 km lagi…

Lalu? Gak usah bingung… Jalani saja… Yang penting tetapkan hati, luruskan niat untuk bersilaturrahim dengan sanak saudara dan kawan-kawan… Maka segala pengorbanan tadi akan terasa layak adanya…. Yakinlah bahwa sanak saudara yang kita datangi akan mendoakan kita atas silaturrahim yang kita jaga…

So, selamat mudik bagi yang mudik, selamat berlebaran bagi yang berlebaran… Semoga Allaah senantiasa melindungi kita semua…

Ciamis, hari ke-3 mudik menjelang Lebaran 1432H…

Posted with WordPress for BlackBerry.

Share

Migrasi dari Blog Lama

Posted by admin in Uncategorized | Tagged , | Leave a comment

Ya, kata ‘Migrasi’ ini rupanya yang paling tepat untuk dijadikan judul tulisan kali ini.

Migrasi? Betul, saya sudah membulatkan tekad untuk ber-migrasi dari blog lama ke blog ini yang terkait dengan website perusahaan saya, supaya lebih terintegrasi.

Semua isi dari blog lama tersebut otomatis saya boyong ke blog baru ini… akan tetapi, blog lama itu akan tetap saya simpan, sebagai kenangan sejarah (halah…)

Blogging sudah menjadi satu hobby tersendiri, mudah-mudahan ke depannya bisa di-monetize (halah, ini ketularan dari macem-macem blog hasil blogwalking nih…)

Terima kasih kepada pembaca sekalian yang berkenan mampir, membaca, dan memberi komentar ataupun berdiskusi di blog lama tersebut, jangan ragu untuk melakukan hal yang sama di blog baru ini, yang tentunya akan saya coba untuk terus kembangkan supaya lebih menarik lagi.

Salam…

Share

Taman Mini Indonesia Indah

Posted by admin in Hiburan, My Places | Tagged , , , | Leave a comment
Indonesia, view from the cable car, Taman Mini...

Image via Wikipedia

… tulisan ini sekedar curahan hati, timbul dari rasa sayang akan keberadaan aset negeri ini yang dinilai kurang dikelola secara maksimal…

Hari Minggu kemarin, tanggal 02 Januari 2011, hari kedua di tahun yang baru ini, saya dengan rombongan kantor berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII) setelah sekian tahun tidak pernah lagi dikunjungi.

Kenapa TMII? Dalam benak kami, TMII memiliki banyak nilai plus yang bisa ditawarkan sebagai alternatif atraksi yang patut dikunjungi dalam rangka liburan anak-anak.

Target utama adalah Snowbay. Ya, teluk salju yang panas sekali, jauh dari nama ‘Snow’. Hiasan-hiasan yang ada sangat artifisial (harusnya artifiuntung ya?). Dengan tiket rombongan yang diurus travel, kamipun tidak perlu mengantri, hanya menunggu beberapa menit maka rombongan bisa masuk. Continue reading

Share

Obrolan di Rapat RW

Posted by admin in Bahan Renungan, Bandung, My Places | Tagged , , , , | Leave a comment

Undangan mendadak dari Sekretaris RW pekan lalu alhamdulillah dapat dipenuhi, karena memang malam itu tidak sedang ada agenda lain… (dan karena keluarga mengizinkan dan memaklumi pentingnya pertemuan tersebut…) Continue reading

Share